Izenajima, Okinawa: Pulau Tenang Tempat Semangat Kerajaan Ryukyu Masih Hidup
6 mins read

Izenajima, Okinawa: Pulau Tenang Tempat Semangat Kerajaan Ryukyu Masih Hidup


Jauh di lautan biru barat daya Jepang terdapat rangkaian pulau-pulau hijau. Diantaranya, Okinawa menonjol dengan budaya unik yang menyegarkan dibandingkan dengan daratan Jepang. Dulunya merupakan “persimpangan maritim” sibuk yang menghubungkan Tiongkok, Asia Tenggara, dan Jepang melalui budaya dan perdagangan, Okinawa menerima banyak pengaruh dan membangun budaya uniknya sendiri. Situs suci disebut kunci Dan uganjo masih dapat ditemukan di seluruh pulau, tempat masyarakat berdoa untuk hasil panen yang baik dan menghormati leluhur mereka.

Izenajima: sebuah pulau kecil yang dikelilingi laut zamrud yang berkilauan, dan salah satu tempat terbaik untuk merasakan semangat asli Okinawa. Dibutuhkan sekitar satu hingga dua jam dengan mobil dari Naha, dilanjutkan dengan satu jam lagi dengan feri. Di peta Izenajima terlihat kecil, namun pulau ini sebenarnya adalah tempat kelahirannya Kerajaan Ryukyu yang berkembang dari abad ke-15 hingga ke-19.

Di sini, seorang pemuda lahir dan kemudian dipanggil Raja Sho En; dia kemudian mendirikan dan menjadi penguasa pertama Kerajaan Ryukyu. Naik dari keluarga petani hingga naik takhta, kisah hidupnya sering digambarkan sebagai keajaiban: seorang pemuda biasa yang membentuk sebuah bangsa.

Saat ini, Izenajima masih dengan rendah hati bangga terhadap warisan raja dan keluarganya. Dua lokasi khususnya menceritakan kisah mereka: Mausoleum Tamaudun (semacam makam kekaisaran/kerajaan) dan itu Kediaman Keluarga Mekaru. Perjalanan ke pulau ini mengungkap asal usul, kehidupan sehari-hari, dan semangat lembut Kerajaan Ryukyu. Jika Anda berencana mengunjungi Kastil Shuri di Naha, pertimbangkan untuk melakukan perjalanan ke sini juga; Anda akan memahami kisah kerajaan pada tingkat yang lebih dalam dan pribadi.

Menelusuri Awal Mula Kerajaan: Mausoleum Tamaudun

Tamaudun adalah mausoleum yang menghormati orang tua dan saudara perempuan Raja Shō En. Meskipun memiliki nama yang sama dengan mausoleum kerajaan di Shuri, lokasi ini dianggap sebagai asal mula sebenarnya; akar spiritual keluarga kerajaan.

Begitu masuk, Anda akan merasakan kepercayaan Okinawa dalam menghormati dan hidup berdampingan dengan alam. Pintu masuknya menampilkan lengkungan anggun yang dibangun dengan batu kapur karang yang mengarah ke halaman yang tenang dengan pemandangan laut yang menakjubkan; hubungan mendalam dengan lanskap. Raja Shō En membangun mausoleum ini untuk menghormati orangtuanya dan warisan keluarganya, serta untuk tidak pernah melupakan asal usulnya. Ini mencerminkan nilai inti masyarakat Ryukyu: menghormati keluarga dan masa lalu. Catatan sejarah juga menunjukkan bahwa sebuah benteng penting pernah berdiri di sini sebelum Kerajaan Ryukyu, menjadikan lokasi ini semakin simbolis.

Lebih dari sekedar tempat peristirahatan, desain, bahan, dan gaya makam mencerminkan hubungan budaya yang kuat dengan Tiongkok dan wilayah lain di Asia Tenggara. Mausoleum ini juga terikat dengan ritual dan kepercayaan lokal, memadukan warisan kerajaan dengan tradisi pulau. Memahami latar belakang ini membuat kunjungan ini sangat mengharukan; rasanya doa-doa berabad-abad yang lalu masih bisa dirasakan oleh angin sepoi-sepoi pulau itu.

Jendela Kehidupan Tradisional Ryukyu: Kediaman Keluarga Mekaru

Di tengah pulau terletak Kediaman Keluarga Mekarusebuah rumah keluarga bangsawan abad ke-18 yang diakui sebagai Properti Budaya Penting yang ditetapkan secara nasional.

Atap ubin merah, dinding batu koral, dan atap rendah yang dirancang tahan terhadap angin topan, semuanya menunjukkan kebijaksanaan praktis masyarakat Ryukyu. Di jantung rumah adalah ichibanzaruangan khusus untuk menyambut dewa dan berdoa. Tata letaknya sendiri mengekspresikan filosofi Okinawa yang hidup berdampingan dengan alam dan dunia spiritual.

Keluarga Mekaru diyakini memiliki hubungan dengan kerabat Raja Shō En dan memainkan peran penting dalam upacara pulau dan pemerintahan lokal. Status mereka sebagai jitoatau penguasa lokal yang secara resmi diakui oleh pemerintah kerajaan, menunjukkan pentingnya keluarga dalam jangka panjang. Meskipun bangunan saat ini dibangun kembali pada era Meiji, keluarga tersebut tinggal di sini hingga pertengahan tahun 1900-an.

Sekarang terbuka untuk dilihat, rumah yang dilestarikan ini menawarkan gambaran langka tentang kehidupan bersejarah Okinawa. Duduk di beranda dan dikelilingi aroma kayu, Anda mungkin merasakan ritme kehidupan sehari-hari yang meninabobokan sejak dulu.

Tur Iluminasi: Sejarah, Musik, dan Cerita Pulau Setelah Gelap

Tahun ini, tur malam khusus dimulai di Tamaudun dan Kediaman Mekaru. Di bawah kegelapan, bangunan yang diterangi tampak sangat berbeda, seolah-olah pemandangan dari masa lalu mulai terlihat.

Seorang pemandu membagikan kepercayaan Okinawa yang indah dalam salah satu tur: “Di masa lalu, bernyanyi, menari, dan minum bersama di depan makam dianggap sebagai bentuk upacara peringatan: cara yang menyenangkan untuk merayakan kehidupan dan hubungan. Mendengar ini, esensi sebenarnya dari kisah-kisah ini menjadi nyata.”

Dengan pencahayaan lembut, musik, dan penuturan cerita pemandu, Anda bisa merasakan bagaimana semangat Kerajaan Ryukyu yang diturunkan dari generasi ke generasi dan masih hidup melalui penghidupan dan alam. Tujuh berkas cahaya bersinar ke langit, seperti Biduk yang mengelilingi Tamaudun, dan menciptakan gambaran yang kuat seolah-olah para raja masih mengawasi pulau itu dengan kehangatan dan kasih sayang.

Rasanya seperti pesan rasa terima kasih kepada para leluhur, dan harapan yang lembut dan tanpa syarat bagi mereka yang hidup saat ini.

Pulau Kecil Dengan Hati yang Besar: Semangat “Yuimaaru”

Orang-orang di Izenajima masih menghargainya “Yuimaaru,” gagasan Okinawa untuk membantu dan mendukung satu sama lain. Semangat ini juga membentuk dasar Kerajaan Ryukyu di bawah Raja Shō En. Keterhubungan antar manusia, antara manusia dengan alam, serta antara masa lalu dan masa kini merupakan cara hidup harmonis yang dapat dirasakan di seluruh penjuru pulau. Tamaudun menjaga kebanggaan keluarga kerajaan. The Mekaru Residence menampilkan keseharian. Dan, seluruh pulau mengekspresikan “budaya hati” yang terkenal di Okinawa.

Ini bukan tempat untuk wisata yang mencolok, ini menghasilkan sesuatu yang jauh lebih dalam dan damai.

Mengunjungi Izenajima berarti menemukan tidak hanya sejarah Kerajaan Ryukyu yang mengesankan, namun juga semangat hangat yang telah dilindungi dan dilestarikan oleh penduduk pulau selama berabad-abad. Berada di tengah laut yang tenang, pulau kecil ini terus berbagi kisah abadinya kepada setiap orang yang datang.

Agen Togel Terpercaya

Bandar Togel

Sabung Ayam Online

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel

News

Breaking News

Berita